Salam Lestari !!!

Selamat datang di Blog kami,
"Tetap Tegar Dalam Asa"
WIRPALA POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PANGKEP
https://twitter.com/WIRPALA_PPNP

Minggu, 01 Juli 2012

DIKLAT XXVI


Diklat (Pendidikan Lanjutan), Aplikasi Lapangan II
Kegiatan ini sebagai pengembangan kapasitas setelah mengikuti Pendidikan Dasar, (Diksar). Dimana para anggota muda mengembangkan minat sesuai dengan divisinya masing dengan mengikuti prosedur diklat, mulai dari pendaftaran ke masing-masing koordinasi divisi, training center, pemantapan materi dan berlanjut ke aplikasi lapangan. Kegiatan ini diikuti oleh AM Angkatan XXVI dan beberapa orang dari AM angkatan XXV yang menyusul.
Divisi Gunung Hutan:
Pendakian Lintas Bulu’Sorongan – Bulu’Poddo
Aplikasi lapangan ini dilaksanakan pada tanggal 25-27 Mei 2012, bertempat di B. Sorongan, 590 mdpl (Desa Parenreng, Kec. Segeri, Kab. Pangkep) menuju B. Poddo, 735 mdpl (Balleangin, Kab. Barru). Kegiatan ini sebagai aplikasi materi navigasi yang telah diberikan sebelumnya. Peserta dari Kegiatan ini yaitu Saudara Rendi (AM XXVI)yang mengikuti dilkat ini, Koord. Divisi Gunung Hutan, Saroddin ,dan beberapa senior pendamping yakni Sandi Satria, Ahmad Qadri, Amiruddin, dan Adiyatma M.
Tim memulai start pendakian di desa Parenreng pada pukul 16.30 dan sampai ke puncak bukit Sorongan pada pukul 21.35 dan langsung membangun camp. 
Esok pagi, Sabtu 26 Mei 2012, Rendi melakukan resection dan intersection, mengambil data dari puncak sorongan serta menentukan step selanjutnya, kemudian tim melanjutkan perjalanan. Tim juga melakukan penanaman bibit jati putih di sekitar step yang dilalui, dimana sebelum menuju step I, tim menanam 5 pohon di 2 titik, yakni di kaki bukit sorongan dan disekitaran padang menuju step I. 
Step yang dilewati tim berjumah 10 (sepuluh),tim terus berjalan dan tiba di camp II (desa mammekke,Barru)pukul 21.00. Keesokan harinya, Minggu 27 Mei 2012 pukul 08.30 tim melanjutkan perjalanan menuju step VIII (belakang B. Poddo) melewati areal sungai, persawahan, dan melalui pendakian terjal serta semak belukar dan tiba di step VIII pukul 13.00. 
Di step VIII, Rendi kembali melakukan resection dengan Puncak Bulu’ Poddo sebagai bidikan lalu melanjutkan perjalanan ke step IX (puncak Bulu’ Poddo). Tim sampai di puncak Bulu’ Poddo pada pukul 13.45, kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke secretariat.
 Selama perjalanan, kami melewati empat desa, yakni desa pattiromanu, desa jangan jangan, desa mammekke, dan desa balleangin serta areal persawahan kami jumpai di keempat  desa tersebut yang mayoritas masyarakatnya bertani dan berkebun. Selain itu di jalur yang kami lewati terdapat satu SD (Sekolah Dasar) dan 2 Mushalla. 
Dalam perjalanan pulang dari Bulu’ Poddo menuju secretariat, tim menuruni lembah yang biasa disebut dengan lembah penyesalan dan ,memasuki area hutan dan menyebrangi beberapa sungai kecil sebelum memasuki perkampungan penduduk. Seluruh tim tiba dengan selamat di Sekretariat Pukul 20.25 dan langsung istirahat dan makan malam bersama.






Divisi Rock Climbing
Pemanjatan Tebing Lopi-lopi
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17-20 Mei 2012 di Tebing alam Lopi-lopi, Dusun Lopi-lopi, Desa Mangeloreng, Kec. Bantimurung, Kab.Maros. Pemanjatan kali ini dengan metode Artificial Climbing, dan pada aplikasi kali ini, tim yang terdiri dari Anggota Muda XXVI dari Divisi RC, yaitu Syamsul Bahri, Rahmat Hidayat, dan Supriadi serta Koord. Divisi RC, Andi Pamessangi juga menggunakan metode hanging belay setelah berhasil mencapai pitch I.

Pemanjatan dimulai pada hari Jumat, 18 Mei 2012 setelah shalat jumat, yakni pukul 13.20 setelah sehai sebelum pemanjatan tim melakukan pendataan mengenai kondisi social pedesaan setempat. Syamsul Bahri yang bertindak sebagai leader langsung memasang 2 pengaman dan selanjutnya digantikan oleh supriadi yang memasang 2 pengaman. Tim baru bisa menembus pitch I pada hari sabtu setelah terjadi insiden di hari sebelumnya, dimana pemanjatan sempat terhenti.
 

Pemanjatan dilanjutkan pada sabtu pagi, dimana saudara Andi Pamessangi ascending ke pitch I untuk membelay Syamsul Bahri sebagai leader.Dengan menggunakan metode Hanging Belay, tim berhasil mencapai pitch II (± 35 meter) pada siang harinya. Setelah istirahat dan makan snack di pitch II, Tim memutuskan untuk melakukan clean peralatan dan melakukan descending tebing dan tiba di dasar tebing pada pukul 17.00. Tim memutuskan tidak melanjutkan pemanjatan sampai ke top tebing dengan alasan target yang diinginkan koord. Divisi mengenai metode hanging belay telah tercapai.
Mayoritas mata pencaharian penduduk sekitar tebing adalah petani, dimana terbentang areal persawahan yang begitu luas disekitar tebing, ada juga masyarakat yang melakukan kegiatan beternak karena disepanjang jalan menuju lokasi terdapat peternakan Ayam potong. Pada malam harinya keseluruhan tim istirahat di dasar tebing dan keesokan harinya, Minggu 20 Mei 2012, pukul 09.00, keseluruan tim bersiap-siap meninggalkan lokasi menuju secretariat.


Divisi Caving
Penelusuran Gua Latif
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25-27 Mei 2012, tepatnya di Gua Latif, Dusun Pattunuang, Desa Samanngi, Kec. Simbang, Kab. Maros dimana tim yang terdiri dari Astrid (AM XXV), Joni dan Martinus (AM XXVI) didampingi Koord. Divisi Caving, M. Arif P, mereka meninggalkan secretariat pada hari Jumat, 25 Mei 2012 pukul 15.20 dan tiba di lokasi camp yang merupakan rumah penduduk sekitar pukul 18.31.

Penelusuran dimulai pada Sabtu, 26 Mei 2012 pukul 07.15 dengan berangkat dari lokasi cam menuju mulut gua dan tiba di mulut gua pada pukul 08.00 dan seluruh tim mempersiapkan lintasan untuk menuruni Gua Latif yang merupakan Gua Vertical. Pada pukul 11.40 satu persatu anggota dari tim, baik dari kami maupun dari tim Mapala Poltek Ujung Pandang menuruni lintasan. Pada Pukul 12.10, 9 (sembilan)anggota dari kedua tim berhasil melalui lintasan tahap I. Pada pukul 12.40 kami berada pada tahap II atau dasar gua melalui lintasan yang menggunakan webbing yang diikatkan pada batu besar, lintasan ini cukup berbahaya, licin dan terjal. Pada Pukul 13.00, tim berhasil sampai  pada tahap III atau dasar gua yang ketiga dengan melalui sedikit lorong sempit, dimana ornament yang terdapat dalam dinding gua tersebut sangat indah.
Tim kemudian meninggalkan bottom pada pukuk 13.30, lalu melakukan ascending dan tiba di mulut gua pada puluk 15.59. setelah itu tim istirahat sejenak sambil menikmati kopi. Tim kemudian melakukan packing pealatan dan kembali ke lokasi camp pukul 17.40. Kondisi Gua Latif merupakan Gua vertical dengan kedalaman ± 50 meter, dimana untuk mencapai bottom gua, tim melalui 3 tahapan wilayah, dimana untuk mencapai tahap I, tim melakukan desending dengan teknik frog system dan untuk mencapai tahap II menggunakan bantuan webbing untuk menuruni dasar gua yang terjal serta berjalan kaki memasuki lorong yang sempit untuk mencapai tahap III. Ornamen-ornamen yang tedapat di dalam gua seperti stalaktik, stalakmit, gorden, pilar, dan calcium carbonat yang menyerupai Kristal dan pilar. Selain itu ditemukan flora dan fauna berupa katak, cicak, lalat, nyamuk dan jamur.
Tim Meninggalkan lokasi camp menuju kampus  pada Minggu, 27 Mei 2012, pukul 16.30 setelah sebelumnya tim mencuci peralatan bersama rekan-rekan dari Mapala Poltek Ujung Pandang. Dalam diklat kali ini, kami banyak mendapat bantuan oleh saudara-saudara dari Mapala Poltek Ujung Pandang, dimana dalam aplikasi lapangan kami bersamaan juga dengan Diklat dari anggota muda mereka. Dalam penelusuran, tim Mapala Poltek terdiri dari Gumbe, Nuel, Arif dan Wahyu serta satu orang anggota dari Mapala UVRI Makassar. Tim kemudian sampai di secretariat dengan selamat pada pukul 18.05 wita.


Divisi Bahari
Pendataan Terumbu Karang di Gusung Camba-camba
Kegiatan ini dilaksanakan pada 18-20 Mei 2012 di Gusung Camba-camba, Desa Mattiro Baji, Kec. Tuppabiring Utara, Kab. Pangkep, dimana tim yang terdiri dari Abuhaer, Hamka, M. Darwis, dan Nur Rahmi (AM XXVI) serta Jumaedil Awal selaku Pjs Koord. Divisi Bahari dan Koord. Bidang Konservasi Lingkungan Hidup, Basri. Mereka meninnggalkan secret Jumat, 18 Mei 2012, pukul 08.30 dan tiba di Dermaga Maccini Baji pukul 09.00,Tim kemudian menyebrang ke Pulau Saugi sebelum menuju Gusung Camba-camba. Biaya penyebrangan dari Dermaga menuju pulau Saugi sebesar Rp. 5000/org.
Tim tiba di Pulau Saugi pukul 09.54 dan menuju rumah Pak Bur. Pada pukul 10.20 tim melakukan pendataan tanaman mangrove yang telah ditanam sebelumnya di sekitaran pantai pulau saugi, dekat pekuburan desa setempat. Sore harinya sekitar pukul 15.40, tim menyebrang menuju Gusung Camba-camba dan tiba pukul 16.10 sembari mempersiapkan camp dan beristirahat. Keesokan harinya, Sabtu 19 Mei 2012, setelah sarapan pagi dan melakukan pembersihan sekitaran gusung, tim mulai melakukan aplikasi dan pendataan pada pukul 11.10.
 
 Keadaan pantai disekitaran Gusung Camba-camba adalah berpasir putih dan terdapat tumbuhan dan pohon  seperti kelapa, ketapang, jeruk, mangrove, mengkudu,kembang kertas, bunga kembang sepatu, dan rerumputan. Adapun hewan yang terdapat di Gusung ini berupa kucing, serangga, jangkrik, dan burung belibis. Di gusung inin juga terdapat satu buah rumah adat labakkang, 3 gasebo, satu buah kuburan dan satu unit dermaga kecil berbentuk huruf T.



Tim melakukan pendataan terumbu karang dengan teknik snorkeling dan sesekali menyelam ke dasar sambil membawa gambar terumbu garang yang telah di list, sambil mencocokkann dengan gambar terumbu karang yang di pegang, satu dari anggota tim mencatat jenis terumbu karang tersebut. Terumbu karang yang dominan di kawasan ini berjenis Hard Coral (terumbu karang keras) dengan spesies paling dominan Acropora Branchis dan Mushroom. Kondisi pertumbuhan karang disekitaran Camba-camba banyak mengalami kerusakan dengan rata-rata penyebab kerusakan yakni pengeboman, obat bius dan terkena jangkar kapal.
Setelah seharian melakukan pendataan, tim kemudian beristirahat hingga hari malam. Tim kemudian melanjutkan pendataan pada minggu pagi, setelah itu tim packing kemudian menyebrang ke Pulau Saugi pada pukul 14.00, kemudian dilanjutkan penyebrangan ke Dermaga Mattiro Baji dan tiba di dermaga tersebut pukul 15.45. Tim kemudian melanjutkan perjalanan menuju secretariat dan tiba di secret dengan selamat pada pukul 18.28 wita.

1 komentar:

  1. luar biasa.., Sukses dan jaya selalu buat anggota serta pengurus-pengurs WIRPALA.

    BalasHapus